ELANG BERJALAN
Dalam sejarah, Indonesia tercatat sebagai negara yang kaya akan hasil alamnya termasuk flora dan fauna, dengan kekayaan yang melimpah kita sebagai warga negara harus pintar-pintar dalam memanfaatkannya sehingga seluruh masyarakat akan hidup makmur sentosa. Burung atau unggas adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Jenis-jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta, yang lebih tinggi dari orang.
Elang merupakan salah satu dari hewan yang terdapat di seluruh Indonesia. Dalam bahasa Inggris, eagle atau elang merujuk pada burung pemangsa berukuran besar dari suku Accipitridae terutama genus Aquila. Elang adalah hewan berdarah panas, mempunyai sayap dan tubuh yang diselubungi bulu pelepah. Sebagai burung, elang berkembang biak dengan cara bertelur yang mempunyai cangkang keras di dalam sarang yang dibuatnya. Ia menjaga anaknya sampai mampu terbang. Elang merupakan hewan pemangsa. Makanan utamanya hewan mamalia kecil seperti tikus, tupai, kadal, ikan, dan ayam juga jenis-jenis serangga tergantung ukuran tubuhnya. Terdapat sebagian elang yang menangkap ikan sebagai makanan utama mereka. Biasanya elang tersebut tinggal di wilayah perairan. Paruh elang tidak bergigi tetapi melengkung dan kuat untuk mengoyak daging mangsanya. Burung ini juga mempunyai sepasang kaki yang kuat dan kuku yang tajam dan melengkung untuk mencengkeram mangsa serta daya penglihatan yang tajam untuk memburu mangsa dari jarak jauh tak terkira.
Maluku Utara merupakan salah satu wilayah yang memiliki keanekaragaman burung yang melimpah, Ternate salah satunya. Namun, burung yang terdapat diwilayah Maluku Utara khususnya Ternate patut mendapat perhatian yang khusus dari pemerintah. Selain perhatian khusus dari pemerintah, masyarakatpun wajib turut serta dalam menjaga dan melestarikan burung diwilayah ini.
Salah satu contoh kasus yang terdapat di pulau Ternate yaitu seekor burung Elang yang di buru oleh beberapa orang yang tak bertanggung jawab. Menurut keterangan dari orang yang menyelamatkan burung tersebut, burung Elang di tembak jatuh oleh si penembak. Tujuan dari penembakan tersebut dimungkinkan sebagai hiburan semata. Pasalnya hewan malang itu dibiarkan begitu saja. Seorang yang menyelamatkan burung tersebut mengambilnya dan dibawa pulang ke rumah. Katanya “ kita lia dia tarabisa tarbang karna dia mungkin dia pe sayap patah kapa kong kita bawa pe dia pulang di rumah”. Saya melihatnya tidak dapat terbang karena kemungkinan sayapnya patah lalu saya membawanya pulang ke rumah. Burung Elang tersebut sampai saat ini belum bisa terbang dan hanya berjalan serta berlari jika dibiarkan diatas tanah.
Ini merupakan tindakan yang tidak baik. Seharusnya kita sebagai manusia menjaga keseimbangan alam agar tetap terpelihara dengan baik, salah satunya adalah menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati yang ada di wilayah kita yaitu Maluku Utara. Semoga kita semua sadar akan pentingnya menjaga alam keanekaragaman hayati sebagai wujud kecintaan kita terhadap mahluk-mahluk hidup lainnya.


